Polres Malang Pastikan Kasus Kematian di Sendang Biru Masih Berjalan, Penyelidikan Terus Didalami
MALANG - Polres Malang memastikan penanganan kasus penemuan jasad pria berinisial L (30) di belakang rumah susun Desa Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, masih terus berjalan dan dalam tahap penyelidikan aktif.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menegaskan, perkara tersebut tidak pernah dihentikan dan hingga kini masih didalami oleh penyidik Satreskrim bersama jajaran Polsek Sumbermanjing Wetan.
“Perlu kami tegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan terus berjalan. Penyidik tetap melakukan pendalaman untuk mengungkap secara terang peristiwa tersebut,” ujar AKP Bambang saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal penemuan jasad pada Minggu (26/10/2025), petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta melakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.
Namun demikian, AKP Bambang mengakui dalam proses penyelidikan terdapat sejumlah kendala teknis, di antaranya minimnya saksi yang mengetahui secara langsung peristiwa tersebut serta keterbatasan alat bukti di lokasi kejadian.
“Ada beberapa kendala seperti minimnya saksi dan barang bukti di lokasi, namun hal itu tidak menghentikan proses. Penyidik terus menggali informasi tambahan dan melakukan langkah-langkah penyelidikan lanjutan,” jelasnya.
Menurutnya, setiap perkembangan penyelidikan dilakukan secara hati-hati dan berbasis alat bukti agar tidak menimbulkan spekulasi yang justru dapat mengaburkan proses hukum.
“Komitmen kami jelas, kasus ini akan terus didalami sampai terang. Kami bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti, bukan asumsi,” tegas AKP Bambang.
Polres Malang juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar bersedia menyampaikan keterangan kepada penyidik guna membantu mempercepat pengungkapan perkara.
Hingga berita ini diterbitkan pada Jumat (27/2/2026), proses penyelidikan masih berlangsung dan Polres Malang memastikan penanganan kasus tetap menjadi perhatian serius. (*)





